Posts

A Life Cycle: What I Called Overflow

Image
Picture from Pinterest Mei 2017, aku mengikuti sebuah tes tertulis salah satu perguruan tinggi ternama untuk kembali melanjutkan kuliahku ke jenjang pendidikan yang berikutnya di tahun ini. Banyak hal yang terjadi selama aku mempersiapkan diri mengikuti tes. Mulai dari mencari-cari contoh soal di internet, mencoba menjawab soal-soal yang sangat tidak familiar buatku karena basic jurusan yang ingin aku ambil adalah IPS dimana basic jurusanku adalah IPA. Belajar pelajaran yang dipelajari anak SMA selama 3 tahun berturut-turut dalam kurang lebih dua bulan bukanlah hal yang mudah. Belajar pelajaran yang sama sekali asing buatku ternyata butuh effort yang sangat banyak, bukan hanya sekadar review materi saja, namun benar-benar belajar dari nol. Setiap hari, begitu jam pulang kantor tiba, aku akan cepat-cepat membereskan barang-barangku lalu meninggalkan kantor secepat mungkin untuk melanjutkan belajar di kost. Bahkan sesekali aku membawa soal-soal latihan ke kantor untuk kukerjaka...

A Life Cycle: Ups and Downs

Image
Pinterest.com Kalau sedang throwback ke masa-masa kecil dulu, sering ngga sih kebayang pengen balik jadi anak-anak lagi? Apalagi yang masa kecilnya udah berlimpah-limpah dengan segala hal yang dimiliki orangtua, mau ini tinggal ambil, mau itu tinggal tunjuk; asyik! Jangankan yang masa kecilnya serba punya, aku saja yang lahir di tengah-tengah keluarga sederhana rasanya ingin kembali lagi merasakan masa kecil dulu, masa anak-anak yang " up and down "-nya hanyalah sebatas dibelikan Barbie seri terbaru dan harus pulang dari rumah tetangga karena harus tidur siang. Jadi orang dewasa atau dewasa muda seperti usiaku saat ini, kuakui bukanlah hal yang mudah. Kalau pernah dengar, dulu ada yang bilang orang dewasa itu ribet. Dan benar. Di usiaku yang bahkan masih tergolong muda ini, aku sudah mulai ribet kalau lihat adikku yang paling kecil nakal, mulai susah diajakin bercanda dengan candaan anak-anak karena rasanya candaan mereka "ngga banget", mulai (sok) serius ...

A Life Cycle: Dealing with Myself

Image
Picture from Pinterest I learn from every life experience that i have Whether it is a negative or positive one I think my life must be in harmony In all aspects of it. Like, i know the light Because i have experienced the dark Or wherever there are shadows There must be sunlight. And then an unexpected day come Brought a bright color i think for me. I was the type of person That held onto things too tight Unable to release my grip. When it no longer felt right When it gaves me blisters And my finger would all ache I always thought that holding on Was worth the pain it takes. I used to think in losing things I would lose part of me too. Then one day something happened I dropped what i had once held Bright color is no longer for me. Everyday i choose healing For my heart, mind, body, and spirit This is my life and nobody can stir it up Without my permission. I was broke in the beginning But i am dealing with myself at the end. I am not afraid to...

Today's Lesson: Pay Attention For What I Am Doing

Today (let's think of 6th May, although today is 7th May :p) i realized that i am so so glad certain things happened. Because at least i have learned how to deal with something and let it go, or to appreciate it and hold it close. People are so cool and their stories amazed me, but today i am brought by my-own-story. I woke up early this morning and get dressed before i am going to a small workshop presented by my office. I saw not-so-much parents were learn about how to play with their children, delivered by the play therapist. Again, people are so cool and their stories amazed me. Everything were okay, until at the evening, i led the wedding party of my office mate. That was so much fun, people do appreciated me by saying that being MC maybe an unseen strength in me and asked me to join the next event, if i can. On that time, for the very first time, i saw myself like what i always see in people. I am so cool and my story amazed me :) The party has ended. I am going back ...

Start Developing My Own Style

Image
Tak terasa, hari ini sudah memasuki bulan ke-5 di tahun 2017. Di awal bulan ini, aku memutuskan untuk kembali ke "dunia" yang sempat kutinggalkan berbulan-bulan lalu, dengan satu alasan klise: tak punya ide menulis. Kembali menulis hari ini, membuatku teringat pada saat aku masih duduk dibangku sekolah dasar, aku tak begitu suka dengan aktivitas mengarang cerita tentang apa saja yang aku kerjakan selama liburan sekolah. Ditambah lagi, kala itu, aku masih belajar dengan sistem caturwulan, dimana setiap tiga bulan sekali, kami mengikuti ujian sekolah disertai dengan pembagian rapor dan liburan sekolah setelahnya. Menceritakan apa yang aku lakukan bukanlah hal mudah untukku, meskipun saat itu menulis cerita masih kuanggap lebih baik daripada bercerita di depan kelas. Ada saat dimana aku selalu saja berusaha menghindari kontak mata dengan guruku agar beliau tak memintaku maju ke depan untuk membacakan cerita yang kutulis dan kalaupun itu terpaksa terjadi, aku akan maju de...

Unspoken.

Tak banyak hal yang ternyata dapat kuungkapkan, lisan maupun tulisan. Mengingatmu dalam diam dan doa terkadang sudah lebih dari cukup untukku, walau sesekali ingin sekali kurasakan lagi aroma tubuhmu kala kusandarkan kepalaku di pundakmu. Terakhir kali kudengar suaramu, aku tau kau sedang menangis. Sejujurnya saat itu aku sangat panik, karena sebelumnya aku memang sedang berdebat dengan hatiku yang tiba-tiba ingin menghubungimu kembali. Tapi apa? Apa yang harus kukatakan untuk memulai percakapan? Jika kau masih mampir ke tempat ini, sebelum tahun ini berakhir, izinkan aku menyampaikan kembali permintaan maafku. Ingin kuucapkan "andai", namun yang ku tahu "andai" tak akan pernah menyelesaikan apa-apa, karena semuanya telah terjadi. Tulisanku hambar. Aku tahu. Sejak tak ada kamu di dalamnya.

Dua Bagian Kehidupan

Hari ini dia disadarkan bahwa yang selama ini dijalaninya adalah bagian dari kehidupan. Bukan berarti dia tak pernah sadar bahwa ini adalah kehidupan. Bukan pula karena dia merasa terlalu superior untuk menyadari hal-hal yang inferior. Mungkin dia hanya sedang dilema hingga rasanya dia sedang melayang, berada di antara. Mereka bilang hidup adalah tentang pertemuan dan perpisahan. Hari ini bertemu orang baru, hari itu pula dapat berpisah, tanpa sempat mengukir kisah, tanpa sempat bertukar cerita. Dari sebuah pertemuan, dia pernah diajarkan bagaimana berperan sebagai penikmat kata, kemudian menjadi perangkai kata kala perpisahan harus diahadapinya. Hanya saja, terkadang dia terlena. Terlalu lama menikmati pertemuan, hingga tak sadar banyak hal lain yang terjadi di sekitarnya atau terlalu lama meratapi perpisahan, sedang orang lain berlomba-lomba meraih cita.