Posts

#KisahMereka: "Pergi."

Image
Photo from Pinterest.com Sinar mentari yang perlahan menghilang menandakan kepergian siang dari sisi Bumi. Tak ada lagi berkas sinar yang menerangi kamar itu, tinggal gelap berganti peran. Mereka enggan beranjak dari ranjang sejak dua malam lalu. Sama dengan kopi yang telah mereka seduh sebelumnya, tak berkurang sedikitpun. Sejak dua malam lalu, keadaan rasanya semakin sulit. Mereka banyak merengek-rengek satu sama lain, mengeluhkan ruang dan waktu yang terbatas hadirnya. Ini yang mereka benci, ketergantungan yang tercipta saat bersama, sebentar lagi hanya akan ada dalam ingatan. Ada yang tak sama kali ini, tentang setiap keadaan yang akan berubah tak seperti sebelumnya. Semuanya terlalu baru hingga asing rasanya. Angin malam yang berhembus kencang di balik jendela memaksa masuk lewat celah sempit bingkainya namun kerap kali mereka abaikan seolah tubuh sudah kebal angin. Ada yang berbeda kali ini, tentang segala keluh yang tak lagi bisa disampaikan kapan saja, tentang segala...

Yang Tak Pernah Hilang

Mengingat pertemuan kita kala itu, rasanya ingatanku dibawa mundur beberapa ribu hari ke belakang. Meninggalkanmu sendirian di kota itu rasanya seperti memintamu menjaga rumah beserta segala isinya agar tak diintai pencuri. Waktu itu, tak banyak yang kuinginkan diam-diam dalam hati, hanya agar kau tetap sabar menungguku pulang. Hingga pada akhirnya di suatu kesempatan lain, keadaan memaksamu untuk pergi juga. Meninggalkan kota yang menjadi rumah bagi kita. Membiarkan seisinya tanpa ada yang menjaga lagi. Ternyata mereka kuat. Tak ada seorangpun yang mampu mengambil mereka. Mungkin jika mereka bernyawa, mereka akan menghitung mundur hari kalau-kalau kita kembali ke rumah. Mereka juga tidak tertinggal. Walau kita sedang tak bersama, mereka senantiasa ada dalam ingatan. Heran sekali, bagaimana mungkin kenangan lebih mampu setia daripada penciptanya?

Around Us: Importance of Playing

Image
Picture from Pinterest Sebagai seorang praktisi kesehatan yang seringkali bertemu dengan anak-anak, tanpa disadari bermain menjadi salah satu dari sekian banyak list yang harus aku kerjakan. Singkatnya, bermain menjadi salah satu pekerjaan penting yang aku lakukan sehari-hari. Berkecimpung dalam dunia anak-anak, secara tak langsung menuntutku untuk ikut terjun ke dalam dunia mereka, yaitu bermain. Lewat bermain, aku bisa mengenal mereka lebih dalam lagi, tentang apa yang baru-baru ini mereka pelajari, tentang apa yang sedang mereka alami di rumah, bahkan tentang bagaimana gambaran keadaan keluarga tempat dimana mereka bertumbuh. Sama seperti yang baru saja kualami akhir-akhir ini ketika seseorang mengajakku bermain game yang sedang ia mainkan. Tak disangka, lewat sebuah game , aku belajar hal-hal baru tentang karakter seseorang, tentang bagaimana cara dia berpikir dan mengatur strategi agar dapat mengalahkan lawan mainnya, juga tentang bagaimana responnya keti...

A Life Cycle: What I Called Overflow

Image
Picture from Pinterest Mei 2017, aku mengikuti sebuah tes tertulis salah satu perguruan tinggi ternama untuk kembali melanjutkan kuliahku ke jenjang pendidikan yang berikutnya di tahun ini. Banyak hal yang terjadi selama aku mempersiapkan diri mengikuti tes. Mulai dari mencari-cari contoh soal di internet, mencoba menjawab soal-soal yang sangat tidak familiar buatku karena basic jurusan yang ingin aku ambil adalah IPS dimana basic jurusanku adalah IPA. Belajar pelajaran yang dipelajari anak SMA selama 3 tahun berturut-turut dalam kurang lebih dua bulan bukanlah hal yang mudah. Belajar pelajaran yang sama sekali asing buatku ternyata butuh effort yang sangat banyak, bukan hanya sekadar review materi saja, namun benar-benar belajar dari nol. Setiap hari, begitu jam pulang kantor tiba, aku akan cepat-cepat membereskan barang-barangku lalu meninggalkan kantor secepat mungkin untuk melanjutkan belajar di kost. Bahkan sesekali aku membawa soal-soal latihan ke kantor untuk kukerjaka...

A Life Cycle: Ups and Downs

Image
Pinterest.com Kalau sedang throwback ke masa-masa kecil dulu, sering ngga sih kebayang pengen balik jadi anak-anak lagi? Apalagi yang masa kecilnya udah berlimpah-limpah dengan segala hal yang dimiliki orangtua, mau ini tinggal ambil, mau itu tinggal tunjuk; asyik! Jangankan yang masa kecilnya serba punya, aku saja yang lahir di tengah-tengah keluarga sederhana rasanya ingin kembali lagi merasakan masa kecil dulu, masa anak-anak yang " up and down "-nya hanyalah sebatas dibelikan Barbie seri terbaru dan harus pulang dari rumah tetangga karena harus tidur siang. Jadi orang dewasa atau dewasa muda seperti usiaku saat ini, kuakui bukanlah hal yang mudah. Kalau pernah dengar, dulu ada yang bilang orang dewasa itu ribet. Dan benar. Di usiaku yang bahkan masih tergolong muda ini, aku sudah mulai ribet kalau lihat adikku yang paling kecil nakal, mulai susah diajakin bercanda dengan candaan anak-anak karena rasanya candaan mereka "ngga banget", mulai (sok) serius ...

A Life Cycle: Dealing with Myself

Image
Picture from Pinterest I learn from every life experience that i have Whether it is a negative or positive one I think my life must be in harmony In all aspects of it. Like, i know the light Because i have experienced the dark Or wherever there are shadows There must be sunlight. And then an unexpected day come Brought a bright color i think for me. I was the type of person That held onto things too tight Unable to release my grip. When it no longer felt right When it gaves me blisters And my finger would all ache I always thought that holding on Was worth the pain it takes. I used to think in losing things I would lose part of me too. Then one day something happened I dropped what i had once held Bright color is no longer for me. Everyday i choose healing For my heart, mind, body, and spirit This is my life and nobody can stir it up Without my permission. I was broke in the beginning But i am dealing with myself at the end. I am not afraid to...

Today's Lesson: Pay Attention For What I Am Doing

Today (let's think of 6th May, although today is 7th May :p) i realized that i am so so glad certain things happened. Because at least i have learned how to deal with something and let it go, or to appreciate it and hold it close. People are so cool and their stories amazed me, but today i am brought by my-own-story. I woke up early this morning and get dressed before i am going to a small workshop presented by my office. I saw not-so-much parents were learn about how to play with their children, delivered by the play therapist. Again, people are so cool and their stories amazed me. Everything were okay, until at the evening, i led the wedding party of my office mate. That was so much fun, people do appreciated me by saying that being MC maybe an unseen strength in me and asked me to join the next event, if i can. On that time, for the very first time, i saw myself like what i always see in people. I am so cool and my story amazed me :) The party has ended. I am going back ...